Let’s travel together.

Ingin Tembus Beasiswa Luar Negeri? Berikut 10 Hal yang Harus Ada dalam CV Kamu

8,972,374

Kamu salah satu scholarship hunter atau pemburu beasiswa, Blombers? Kamu pasti berpikir kenapa tidak kalau bisa melanjutkan studi keluar negeri dengan gratis. Yap, dengan beasiswa kamu nggak perlu pusing-pusing mikirin uang kuliah untuk merasakan belajar di luar negeri. Bahkan beberapa beasiswa juga menawarkan biaya hidup. Ada ribuan beasiswa yang disediakan setiap tahunnya baik dari pemerintah asing mau pun dari dalam negeri. Tapi untuk mendapatkan salah satunya, kamu juga harus bersaing dengan ribuan kompetitor lainnya. Untuk itu, kamu harus bisa menunjukkan kompetensi lebih agar peluang kamu diterima lebih besar. Salah satunya yaitu dengan membuat Curriculum Vitae (CV) atau resume dengan sebagus dan semenarik mungkin. Yuk simak apa saja poin-poin penting yang harus kamu cantumkan dalam CV kamu.

  1. Masukkan nilai Prestasi Akademis atau IPK

IPK memang menjadi standar yang cukup jelas dalam penilaian. Namun, Jangan berkecil hati jika IPK-mu rendah atau di bawah rata-rata. Jika memang IPK-mu rendah, kamu hanya perlu menjelaskan kenapa IPK mu rendah dan maksimalin di prestasi non akademikmu. Karena tidak semua program beasiswa menempatkan IPK sebagai syarat paling utama kelulusan kok.

  1. Tuliskan Berapa lama Durasi Kuliahmu

Beberapa beasiswa tidak terlalu mematokkan berapa lama durasi kuliah. Kamu tidak harus lulus dengan cepat, tapi jangan juga kelamaan. Batas durasi kuliah umumnya tergantung universitas dan beasiswa yang ingin kita ambil. Terkadang ada yang mengajukan syarat maksimal lulus 5 tahun. Lebih dari itu dicoret. Namun, ada juga tidak demikian. Malah ada beasiswa yang bisa diambil mahasiwa S1 justru dengan syarat masih menjadi mahasiswa aktif. Misal, pertukaran pelajar selama setahun atau beberapa bulan. Walaupun resikonya kamu jadi lebih lama tamat. Tapi kan alasannya kece dan dianggap keren.

  1. Tambahkan Karya Ilmiah yang Sudah Pernah Kamu Buat

Nilai tambah yang cukup dipertimbangkan pemberi beasiswa adalah dengan adanya karya tulis yang pernah kamu buat apalagi sudah pernah dipublikasikan. Tuliskan saja di jurnal mana, kapan dan temanya apa apabila jurnalmu pernah dipublikasikan.

  1. Proyek atau penelitian yang sedang kamu jalankan

Jika kamu sedang melakukan penelitian, tuliskan saja dalam CV-mu. Program sosial yang sedang kamu kerjakan bersama teman-temanmu juga dapat ditambahkan untuk menambah nilaimu. Hal ini sangat penting, apalagi untuk apply ­beasiswa yang berdasarkan proyek.

  1. Prestasi Lain yang Menunjang

Ini nih kesempatan kamu buat unjuk gigi kalo kamu pantas mendapatkan beasiswa luar negeri. Jangan ragu buat menuliskan semua pencapaian prestatif kamu karena kamu akan dinilai sebagai orang yang kompetitif dan berjiwa juang.

  1. Minat

karakter kamu akan terlihat melalui minat yang kamu cantumkan. Tuliskan dengan sangat apik dan kalau bisa ada relevansinya dengan konsentrasi jurusan yang akan kamu ambil untuk beasiwa.

  1. Komitmen

Penting sekali untuk menuliskan komitmen kamu dalam melamar sebuah beasiswa. Penilai akan melihat seberapa besar kelayakan kamu menerima beasiswa dengan meninjau seberapa kuat komitmen yang kamu buat. Untuk itu, usahakan dengan semaksimal mungkin untuk meyakinkan pemegang beasiswa bahwa kamu layak.

  1. karakter dan kepribadian

Di sini ceritakan kamu itu orang yang bagaimana, seperti apa ciri khas kamu, apa yang kamu sukai dan tidak sukai, serta kelebihan dan kekuranganmu. Jangan takut untuk menjelaskan kekuranganmu. Tambahkan penjelasan mengenai solusi apa yang biasa kamu gunakan dalam mengatasi kekuranganmu. Untuk menuliskan kelebihan, jangan pula terlalu melebih-lebihkan dan membanggakan yang ada pada kamu. Karena  bisa jadi kamu akan dinilai sok. Pandai-pandai la mengatur kalimat ya.

  1. Keahlian yang kamu punya

Seseorang yang punya banyak skill akan lebih disukai dan tentunya sebagai pembeda dengan pelamar yang lain. Semakin banyak skill yang kamu punya maka semakin besar pula kesempatan kamu mendapatkan kursi.

  1. Tujuan dan Cv kamu sudah Nyambung belum?

Perlu diperhatikan ya Blombers, relevansi CV kamu dengan tujuan jurusan yang akan kamu pilih. Walaupun kamu kemas dengan sangat menarik tapi akan sia-sia kalau nggak nyambung dengan apa yang akan kamu ambil. Misalkan kamu jago banget dalam bisnis tapi malah mendaftar di jurusan bahasa. Kemungkinan kamu lolos akan sangat kecil.

Itu dia tips konten apa saja yang harus ada dalam CV kamu untuk melamar program beasiswa luar negeri. Yang terpenting dibuat dengan jujur, ringkas dan menarik. Semakin baik kamu membuatnya maka akan menambah peluang kamu untuk lolos. Selamat Mencoba.