14.9.11

Lomba Esai Mahasiswa 2011

Kamu masih kuliah dan suka menulis? Berikut ini sebuah lomba menulis untuk mahasiswa dengan hadiah laptop dan uang tunai. Juara I berhak atas sebuah laptop + Rp 6.000.000, juara II laptop + Rp 4.000.000, dan juara III laptop + Rp 2.000.000.

Simak informasinya yang dikutip dari website panitia berikut ini.

Menjadi Indonesia: Kompetisi Esai Mahasiswa III – 2011

A. Umum
Naskah yang dilombakan merupakan karya perorangan peserta, ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta belum pernah dipublikasikan di mana pun.

Peserta boleh mengirim lebih dari satu judul naskah, tetapi hanya dapat memenangi satu judul saja.
Hanya naskah yang memenuhi ketentuan-ketentuan dalam panduan ini yang akan dinilai oleh Dewan Juri

Hak publikasi naskah menjadi milik Panitia.
Batas akhir pengiriman naskah: Senin, 10 Oktober 2011, pukul 24.00 WIB.
Pengumuman pemenang: Jumat, 28 Oktober 2011.

B. Tema Kompetisi

Kita dengan mudah terpuruk dihantam kabar buruk yang terus menyungai. Masalah korupsi, kemiskinan, kurang pendidikan, sengkarut penegakan keadilan, tergerusnya semangat bhinneka, dll. Kita kemudian terjerumus untuk larut dalam problem yang berkelindan begitu pekat.

Mari nyalakan lilin, jangan hanya merutuki kegelapan. Ini Indonesia kita, mari bersama merawat dan membuatnya menjadi Indonesia yang sebenarnya. Indonesia yang bersih dan menjadi tempat bagi Bhinneka Tunggal Ika. Untuk Indonesia yang lebih baik.

Kompetisi Esai Mahasisawa 2011 mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk jangan muluk bermimpi, dan menantang seluruh anak muda Indonesia, dari Sabang hingga Merauke untuk mengirimkan gagasan praktis, terapan, dan membumi untuk membangun Indonesia. Bangun gagasan dalam sebuah tulisan esai.

C. Peserta

Yang diperbolehkan mengikuti kompetisi esai ini adalah mahasiswa diploma dan strata-1.

Peserta wajib menyertakan pindaian (scan) kartu tanda mahasiswa (KTM) yang masih berlaku, dimuat di Lembar Biodata naskah yang dikirimkan.

D. Penulisan Esai

Esai adalah karya yang bersudut pandang personal subyektif si penulis, bukan paper ilmiah yang penuh dengan catatan kaki dan taburan kutipan teori. Esai berisi pemikiran yang dipadu dengan pengalaman, observasi lapangan, anekdot, dan pergulatan batin si penulis tentang subyek yang ditulisnya. Jenis tulisan ini sangatlah pas untuk menggambarkan sebuah gagasan seseorang.

Indonesia akan sangat membutuhkan banyak pemimpin dan pemikir muda masa depan yang mempunyai gagasan orisinil untuk kemajuan negeri ini. Dan seorang pemimpin harus mampu menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan. Lanjut